Afan Kurniawan, M.T
Abstrak
Pembangunan industri kimia diketahui mempunyai risiko terhadap bahaya-bahaya yang diakibatkan oleh berbagai kejadian potensial yang tidak diinginkan yang disebabkan oleh kondisi operasi, bahan-bahan yang terlibat, tata letak peralatan dan bangunan, rancangan bangunan dan sebagainya.
Efek yang ditimbulkan dari kebakaran industri kimia adalah radiasi termal kebakaran berupa paparan energi panas. Tubuh manusia apabila terpapar dengan energi panas bisa mengakibatkan timbulnya rasa sakit, atau bahkan terbakar hingga hangus. Oleh karena itu konsekuensi dari paparan energi panas pada manusia bisa berupa rasa sakit, luka bakar atau kematian.
Bahaya utama yang mengancam manusia karena efek ledakan bisa berupa proyektil, runtuhan bangunan ataupun efek langsung ke badan. Bagian tubuh manusia yang paling peka terhadap bahaya ledakan adalah telinga dan paru-paru. Bahaya kematian atau luka-luka terhadap manusia timbul karena pengaruh ledakan yang berhubungan erat dengan tekanan sumber ledakan.
Untuk pihak yang bertanggung jawab terhadap keberadaan instalasi berbahaya harus mementingkan perlindungan terhadap pekerja, publik dan lingkungan, termasuk juga dengan usaha-usaha meminimalkan risiko kecelakaan yang mungkin terjadi dengan menjauhkan instalasi berbahaya dari pemukiman dan pusat-pusat populasi penduduk seperti rumah sakit, sekolah, perkantoran, dan pertokoan. Selain itu juga harus menetapkan perencanaan emerjensi dalam kondisi yang berbahaya bagi masyarakat yang bermukim di sekitar fasilitas industri kimia.
Kata kunci: Industri kimia, Kebakaran,, Ledakan.